|
 | Selamat datang...Sugeng Rawuh... | Sep 18, 2007 |
Sekamat datang….Mbah, Pakdhe, Budhe,Om, Tante, Mbak, Mas dan semuanya saja….Selamat datang di blog Trah Surodipo ini. Mungkin banyak yang bertanya…Kenapa sich kok pake blog???Aeng-aeng aja…(kata Mbah-mbah dulu…). Banyak jawaban untuk pertanyaan di atas, namun yang jelas jawabannya bukan sekedar ikut-ikutan tren ato pengin gaya-gaya an biar dibilang generasi State of the Art…(he..he…sensi amat…lagian siapa juga yang mo nuduh gitu….???) Anak cucu Mbah Khaji sudah sangat banyak dan terlebih lagi sudah tersebar di berbagai daerah di Nusantara (halah, kayak pelajaran PPKn, he…he..he..). Beberapa waktu yang lalu, berbagai media temu kangen, seperti arisan, temu keluarga, reuni atau beberapa bentuk pertemuan darat menjadi satu solusi untuk menyatukan yang sekaligus sebagai ajang curhat-curhat/sharing, ngrasani/gossip, dan juga berbagi keberuntungan (khususnya arisan, he…he..). Kegiatan-kegiatan di atas memang menyegarkan dan sangat mengena secara emosi, bertemu, ngedagel bareng, tertawa…dan banyak hal lain yang bisa didapat, lepas dari masalah harus repot nyiapin menu sajian (bagi tuan rumah), atau sekedar uang bensin dan waktu yang dikeluarkan….Ah, apalah arti semuanya itu..ya ga…??? Permasalahan muncul ketika kegiatan-kegiatan tersebut tidak (lagi) mempunyai daya cakup geografis maupun psikologis (bagi yang mengalami generation gap). Kegiatan-kegiatan tersebut biasanya diikuti oleh keluarga-keluarga yang masih mungkin bisa dateng sejauh tempat kegiatannya mungkin untuk dicapai. Sedangkan sejauh ini, hanya ada 2 kelompok geografis yang masih aktif melakukan temu keluarga, yaitu di Jakarta dan di Yogya. Itupun, tidak semua keluarga yang ada di 2 wilayah tersebut bisa berpartisipasi dengan berbagai alasan. Terlebih, kegiatan-kegiatan tersebut sebagian besar diikuti oleh para sepuh-sepuh, generasi yang kedua dan ketiga. Lihatlah betapa sedikitnya yang hadir di arisan-arisan maupun temu keluarga….Atau yang paling gamblang ya di reuni…anak-anak muda jarang yang kelihatan….anak-anak kecil malah banyak….pasti karena alasan ga mungkin ditinggal di rumah…. Tampaknya ironis banget, generasi yang lebih muda sudah semakin cuek dengan ikatan emosi persaudaraan dikarenakan sedikitnya kesempatan mereka untuk dapat saling sekedar bertegur sapa atau saling mengenal….sebagai saudara……..he…he..he….. Untuk itu semua, media ini hadir, mencoba membantu kegiatan-kegiatan copy darat untuk lebih merangkul saudara-saudara yang tidak bisa hadir dalam kegiatan-kegiatan di atas. Berlebihan memang kalo blog ini ditujukan untuk menggantikan peran kegiatan-kegiatan itu…..lebih pada supplemen aja…. Itu saja….terakhir….Blog ini akan bernasib tidak jauh berbeda jika hanya menjadi media komunikasi satu arah….Untk itu mari, berpartisisapi untuk sekedar melongok, berkomentar, atau mo setor foto-foto keluarga………Matur Nuwun. Salam Trah Surodipo   | Blog | Sep 24, 2007 |
Telah berpulang ke rumah Bapa di surga, saudari kita tercinta, Bernadetha Lucia Sri Kustiyanti pada hari Minggu, 23 September 2007. Budhe Kus, biasa saya panggil, adalah istri dari Pakdhe Gunawan (putra Eyang Alex). Beliau sempat di rawat di RS... more  | Photos | Sep 19, 2007 |
Reuni 8 Photos, 2 comments
|
  | Guestbook | |
 | hai hai hai ayo kunjungi blog punyaku di noventasanjaya.multiply.com ada hadiah menarik bagi 10 pendatang pertama hahahahahaha |
 | Mas, aku Venta. Sekarang di Medan Madya II, atau kelas XI. Aku dapat tugas wajib untuk buat karya tulis. Nah, tema yang aku pilih adalah kekristenan romawi, dengan tema khusus martir-martir romawi. boleh minta tanggapannya ga? kalau tidak merepotkan sich aku mau minta "surat" dari mas, isinya ya tentang tema karya tulis aku itu, bisa artikel, info, atau keadaan umat katholik atau apapun. Aku akan sangat senang sekali jika mas berkenan. Aku akan mencantumkannya di dalam karya tulis aku. Makasih mas....... |
 | thanks for visit in mysite |
 | Buat Pangsus, ini bukan Surodipo yang mas maksud. Trah Surodipo ini dari Yogya...Terima kasih mau mampir.Salam kenal Mas...
|
 | Iya, saya udah liat stikernya. Lebih bagus tampilannya, walau masih mengusung desain yang simpel. Tapi cukup representatif kalo ditempel di kaca mobil. |
 | Siapa yang punya keahlian menggambar sketsa. Mbah Kaji (Kakung Putri tidak meninggalkan foto) ada cucu yang konon bisa dijadikan model. segera hubungi Mayan melalui blog ini atau email. mayankok@yahoo.co.id |
 | telah terbit stiker terbaru berjUdul BANI IBRAHIM SURODIPO YOGYAKARTA. Stiker ini dapat ditempel dikaca rumah, pintu, kaca motor, lampu motor, atau apa saja supaya tahu bahwa yang empunya adalah keturunan surodipo. Neng ndalan ora anteman mergo kenalan tunggal sak petarangan. Mayan. yang butuh hubungi Rm. Hartosubono, Pr. |
 | maaf ya mau tanya Trah Surodipo ini apa ada hubungannya dengan surodipo dalam sejarah perang diponegoro, yang membuka permukiman didaerah curug surodipo or curug trocoh sebagai basisi pertahanan pada saat perang melawan belanda, daerah Temanggung Utara itu? |
 | entar sore aja jurnalnya ya boss!! maaf lg bnyk kerjaan |
 |  | Links | |
     |  |      |
|